Hadiri Muktamar ke-35 NU, PCNU Bojonegoro Tekankan Pentingnya Menjaga Marwah NU

 


Jombang, Jumat 28 Agustus 2026 - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro turut hadir dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Tambakberas, Jombang. Kehadiran tersebut menjadi bentuk khidmah sekaligus dukungan PCNU Bojonegoro terhadap agenda lima tahunan organisasi Nahdlatul Ulama.


Wakil Ketua PCNU Bojonegoro, Bapak KH. Taufiq Ashuri, mengatakan Muktamar merupakan momentum langka yang hanya digelar setiap lima tahun. Terlebih, pelaksanaan Muktamar ke-35 NU kali ini berlangsung di Tambakberas, yang memiliki sejarah penting dalam perjalanan NU.


“Semangat karena Muktamar ini merupakan momentum langka, agenda lima tahunan, dan menjadi wadah tertinggi dari Pengurus Besar NU. Kebetulan tempatnya dekat, kemudian tempatnya juga merupakan tempat berdirinya NU dari Mbah Wahab Hasbullah. Sehingga kita semua semangat untuk hadir,” ujarnya.


Menurutnya, kehadiran di Muktamar menjadi salah satu bentuk untuk menambah semangat dalam berkhidmah kepada NU. Ia menilai, kesempatan untuk hadir dalam momentum besar tersebut tidak seharusnya dilewatkan, terlebih lokasi Muktamar kali ini relatif dekat dengan Bojonegoro.


“Jangankan di sini, di Lampung saja kemarin teman-teman banyak yang hadir. Apalagi di sini dekat, sayang kalau momentum yang sangat penting ini disia-siakan. Orang-orang yang di luar negeri saja ingin hadir dan berusaha hadir. Kita yang dekat masa tidak hadir, maka apa kata dunia,” katanya.


PCNU Bojonegoro secara resmi mengoordinasikan keberangkatan dua rombongan menggunakan dua bus. Rombongan tersebut melibatkan berbagai unsur kepengurusan, baik dari jajaran Syuriah maupun Tanfidziyah.  Sementara itu, badan otonom seperti Fatayat NU, Muslimat NU, IPNU, dan IPPNU juga melakukan koordinasi rombongan masing-masing.


Rombongan PCNU Bojonegoro dijadwalkan mengikuti rangkaian Muktamar hingga selesai. Kehadiran tersebut diharapkan dapat menjadi sarana silaturahmi, menambah pengalaman, sekaligus memperkuat semangat khidmah para pengurus dan kader NU.


Terkait kepemimpinan PBNU ke depan, PCNU Bojonegoro berharap Ketua Umum PBNU terpilih benar-benar memahami kondisi dan kebutuhan warga NU di tingkat bawah. Selain itu, pengabdian NU kepada bangsa dan negara juga diharapkan tetap menjadi perhatian utama.


“Harapannya untuk Ketua Umum PBNU yang terpilih benar-benar mengerti bagaimana yang di bawah itu harus dibagaimanakan. Kemudian pengabdian kepada bangsa dan negara tidak boleh ditinggalkan, karena apa pun itu NU mempunyai saham yang sangat besar di negeri ini,” jelasnya.


Tidak hanya hadir sebagai peserta, PCNU Bojonegoro juga turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar melalui Lembaga Perekonomian NU. Sebagai bentuk khidmah, PCNU Bojonegoro mendistribusikan air minum kemasan Ecofit sebanyak 500 karton ukuran 600 mililiter.


Air tersebut didistribusikan ke sejumlah masjid, musala, serta lokasi di sekitar pelaksanaan Muktamar. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi PCNU Bojonegoro dalam mendukung kelancaran kegiatan.


Sementara itu, suasana pembukaan Muktamar juga berlangsung meriah. Para peserta atau romli (rombongan liat) tampak memenuhi lokasi dan mengikuti rangkaian pembukaan dengan tertib.


“Kemarin ikut pembukaan di luar, suasananya cukup ramai. Semua duduk rapi di depan, mendengarkan, menyimak, dan mengikuti pembukaan Muktamar,” ungkapnya.


Ia berharap seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU dapat berjalan dengan aman, tertib, dan damai. Lebih dari itu, Muktamar diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan yang dapat membawa NU semakin baik dan tetap menjaga marwah organisasi.


“Harapan kami, pelaksanaan Muktamar ini berjalan dengan damai dan bisa menghasilkan pengurus yang betul-betul bisa menjaga marwah Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

0 Komentar